Event IDU Dalam Kuliah Tamu di Univ Kristen Maranatha Bandung: ERP Critical Success Factor
Perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) membuat banyak perusahaan mulai mempertanyakan relevansi Enterprise Resource Planning (ERP). Menjawab hal tersebut, IDU (Inti Data Utama) bersama Universitas Kristen Maranatha Bandung mengadakan kuliah tamu bertema “Critical Success Factor in ERP Implementation” pada 11 Mei 2026.
Acara ini menghadirkan dua pembicara berpengalaman di bidang ERP dan transformasi bisnis, yaitu Andreas Dwi Prayudi dan Fikri Kawakibi. Keduanya membagikan wawasan mengenai pentingnya ERP, tantangan implementasi, hingga faktor-faktor yang menentukan keberhasilan sebuah proyek ERP.
ERP Tetap Relevan di Era AI
Dalam sesi pembukaan, Pembicara menjelaskan bahwa ERP masih menjadi sistem penting dalam operasional perusahaan modern. Menurutnya, perusahaan saat ini membutuhkan data yang reliabel, terintegrasi, dan mudah diakses untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.
Selain itu, ERP membantu seluruh fungsi bisnis saling terhubung, mulai dari keuangan, operasional, distribusi, hingga manajemen inventori. Hal ini membuat perusahaan lebih mudah beradaptasi terhadap perubahan pasar dan meningkatkan daya saing.
Materi juga menyoroti bahwa AI bukan pengganti ERP. Sebaliknya, AI justru memperkuat kemampuan ERP melalui otomatisasi data, analisis prediktif, hingga interface yang lebih interaktif. ERP modern kini berkembang dari sekadar system of record menjadi system of intelligence.
Implementasi ERP Bukan Sekadar Instalasi Software
Salah satu poin penting dalam kuliah tamu ini adalah perubahan pandangan terhadap implementasi ERP. ERP tidak lagi dianggap hanya sebagai proyek IT, tetapi sebagai proyek transformasi strategis perusahaan. Implementasi ERP melibatkan perubahan proses bisnis, budaya kerja, hingga pola komunikasi antar divisi. Karena itu, keberhasilan implementasi ERP sangat dipengaruhi oleh kesiapan organisasi secara menyeluruh.
Lalu pembicara menjelaskan bahwa struktur organisasi implementasi ERP harus jelas, mulai dari steering committee, project manager, consultant, IT division, hingga end user. Seluruh pihak harus memiliki koordinasi dan tanggung jawab yang terarah agar proyek berjalan efektif.

Strategi Implementasi ERP yang Digunakan Perusahaan
Dalam implementasi ERP, perusahaan dapat memilih beberapa pendekatan sesuai kebutuhan bisnis. Beberapa strategi yang dibahas antara lain:
- Big Bang Approach, Seluruh sistem langsung diganti dalam satu waktu. Strategi ini memberikan hasil lebih cepat, tetapi memiliki risiko gangguan operasional yang tinggi.
- Phased Approach, Implementasi dilakukan secara bertahap per divisi atau modul. Pendekatan ini lebih aman, tetapi membutuhkan waktu implementasi lebih lama.
- Parallel Approach, Perusahaan menjalankan sistem lama dan ERP baru secara bersamaan untuk sementara waktu. Strategi ini membantu meminimalkan risiko, namun meningkatkan biaya operasional.
- Pilot Approach, ERP diterapkan terlebih dahulu pada unit tertentu sebelum diterapkan ke seluruh perusahaan. Pendekatan ini membantu proses evaluasi dan pembelajaran implementasi.
- Faktor Penentu Keberhasilan ERP, Salah satu pembahasan utama dalam kuliah tamu ini adalah mengenai Critical Success Factors dalam implementasi ERP. Terdapat tiga faktor utama yang menjadi penentu keberhasilan proyek ERP, yaitu:
- Executive Support, Dukungan manajemen puncak sangat penting dalam pengambilan keputusan, penyediaan anggaran, dan pengawasan proyek ERP.
- Humanizing ERP, ERP bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga manusia. Pengguna sistem harus dilibatkan agar dapat menerima perubahan dan menggunakan sistem dengan maksimal.
- Goal & Governance, Perusahaan harus memiliki tujuan implementasi yang jelas, terukur, dan sesuai strategi bisnis. Selain itu, governance yang baik diperlukan untuk mengontrol scope proyek dan menghindari customisasi berlebihan.
Di akhir sesi, para pembicara menekankan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya memahami cara menggunakan software ERP. Dunia industri membutuhkan talenta yang mampu memahami proses bisnis sekaligus teknologi. Kemampuan analisis bisnis, problem solving, dan pemahaman integrasi sistem menjadi skill penting bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang ERP dan digital transformation.
Meski teknologi AI berkembang pesat, ERP tetap dibutuhkan sebagai pusat integrasi data dan proses bisnis. Keberhasilan implementasi ERP tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga strategi, manusia, dan tata kelola organisasi. Melalui acara ini, mahasiswa mendapatkan wawasan nyata mengenai tantangan dan peluang implementasi ERP di dunia industri modern.
Hubungi Kami
Sejak 1999, Inti Data Utama (IDU) telah membantu ratusan perusahaan skala kecil dan menengah mencapai potensi maksimal mereka. Selama lebih dari 20 tahun, Inti Data Utama (IDU) telah mapan sebagai penyedia solusi ERP terkemuka di Indonesia. Keahlian ini menjadikan mereka pilihan utama untuk kebutuhan transformasi digital bisnis Anda.
Kami bekerja sama dengan mitra kelas dunia seperti SAP dan Microsoft untuk memberikan solusi teknologi yang tepat guna. IDU telah melayani lebih dari 250 klien di Indonesia dan Asia. Ini membuktikan kemampuan kami meningkatkan efisiensi serta produktivitas bisnis di sektor manufaktur, distribusi, dan ritel.
Berkantor pusat di Jakarta, IDU memiliki cabang di Bandung dan Surabaya. Ini memungkinkan kami melayani pelanggan secara luas serta menyeluruh di seluruh Indonesia dan Asia.
